Minggu, 25 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › News
News

Prabowo Ungkap 10.000 Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi, 22 Rumah Sakit Daerah Rampung

✍️ tino 🕒 23 Oct 2026 👁️ 5x dibaca
Presiden RI Prabowo Subianto. Tripodnews//BPMI-SETPRES
Presiden RI Prabowo Subianto. Tripodnews//BPMI-SETPRES

Jakarta, Tripodnews.id - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sebanyak 10.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah beroperasi. Selain itu, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 22 rumah sakit daerah dari total 66 rumah sakit yang masuk dalam rencana anggaran pemerintah.

Capaian tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan rangkuman program pembangunan dalam Sidang Kabinet Paripurna Kabinet Merah Putih di Halaman Tengah Istana Merdeka, Jumat (23/10/2026).

“Kemudian Koperasi Desa Merah Putih hari ini dilaporkan sudah operasional 10.000 ya, 10.000 sudah operasional,” kata Prabowo, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memaparkan sejumlah capaian program pemerintah selama dua tahun terakhir. Program itu meliputi pembangunan koperasi desa, renovasi rumah dan sekolah, pembangunan jembatan, pengembangan rumah sakit daerah, serta digitalisasi pelayanan publik.

Di sektor perumahan, Prabowo menyampaikan pemerintah telah melaksanakan program bedah rumah terhadap sekitar 440.000 unit rumah.

“Kita juga bedah rumah, kita paling besar saya kira 440.000 rumah ya,” ujarnya.

Program bedah rumah tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Pemerintah juga menjalankan program renovasi sekolah untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Prabowo menyebut hampir 90.000 sekolah telah direnovasi dalam dua tahun terakhir.

“Renovasi sekolah juga dalam 2 tahun kita sudah hampir 90.000 sekolah yang kita renovasi ya,” kata Prabowo.

Capaian tersebut disampaikan sebagai bagian dari rangkuman pelaksanaan program pembangunan pemerintah di bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Prabowo juga mengapresiasi kinerja Satuan Tugas (Satgas) Jembatan yang dipimpin Maruli. Menurutnya, program pembangunan jembatan telah mendekati target 5.000 unit dan mendukung konektivitas lebih dari 12.000 desa.

“Saya terima kasih Satgas Jembatan ya, ketuanya Pak Maruli, terima kasih, berhasil sekarang sudah mendekati 5.000 jembatan ya. Dalam 1 tahun bekerja, 5.000 jembatan kita sudah hubungkan 12.000 desa lebih,” tuturnya.

Meski demikian, Prabowo tidak merinci jumlah pasti jembatan yang telah selesai dibangun. Ia juga tidak menjelaskan secara terperinci jenis jembatan serta sebaran wilayah yang masuk dalam capaian tersebut.

Pembangunan jembatan menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas antardaerah, terutama untuk mendukung mobilitas masyarakat dan akses terhadap layanan dasar.

Di sektor kesehatan, Prabowo mengatakan pemerintah telah menganggarkan pembangunan 66 rumah sakit daerah. Dari total tersebut, sebanyak 22 rumah sakit dilaporkan telah selesai dibangun.

“Kita punya rencana besar ya, tapi kita sudah sudah anggarkan 66 rumah sakit daerah ya. 22 sudah jadi,” kata Prabowo.

Pembangunan rumah sakit daerah merupakan bagian dari agenda pemerintah untuk memperkuat infrastruktur kesehatan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan medis.

Namun, dalam pemaparannya, Prabowo tidak menyebutkan secara terperinci lokasi 22 rumah sakit yang telah selesai dibangun maupun tahapan pembangunan rumah sakit lainnya.

Selain pembangunan infrastruktur fisik, pemerintah juga mendorong digitalisasi pelayanan publik melalui pengembangan mal pelayanan publik.

Prabowo menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, termasuk dalam proses penyaluran bantuan sosial.

“Saudara-Saudara, sekarang juga kita bikin mal pelayanan publik juga dengan dengan digitalisasi pemerintahan dan pelayanan khususnya untuk penyaluran bantuan sosial,” ujarnya.

Pengembangan pelayanan publik berbasis digital diharapkan dapat mendukung proses administrasi pemerintahan yang lebih terintegrasi dan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan.

Dalam sidang kabinet tersebut, Prabowo merangkum berbagai program pembangunan yang mencakup penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih, peningkatan kualitas hunian dan pendidikan, pembangunan infrastruktur penghubung antardesa, penguatan fasilitas kesehatan, hingga digitalisasi pelayanan publik.

Pemaparan itu menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan program prioritas selama dua tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih.

T
tinoRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update