Sabtu, 24 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Bitcoin Melemah 1,02%, Support US$81.000 Jadi Penentu Arah Harga

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 24 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Bitcoin Melemah 1,02%, Support US$81.000 Jadi Penentu Arah Harga

 

Harga Bitcoin (BTC) kembali melemah pada perdagangan Jumat (23/10/2026). Hingga Jumat siang, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar itu turun 1,02% dalam 24 jam terakhir menjadi US$81.535 per koin, setara sekitar Rp1,47 miliar.

Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 13.09 WIB, harga Bitcoin bergerak dalam rentang Rp1,462 miliar hingga Rp1,497 miliar per koin. Kapitalisasi pasarnya tercatat mencapai Rp29,72 kuadriliun, sedangkan volume transaksi selama 24 jam terakhir mencapai Rp537,34 triliun.

Tekanan harga juga terlihat dalam periode yang lebih panjang. Dalam sepekan, Bitcoin terkoreksi 0,27%, sementara dalam 30 hari terakhir penurunannya mencapai 5,54%.

Mengutip CoinPedia, tekanan terhadap Bitcoin muncul setelah pergerakan harga pada Rabu menyapu likuiditas di sekitar US$84.400. Area tersebut merupakan zona dengan konsentrasi posisi perdagangan yang tinggi, sehingga perubahan harga di sekitarnya memicu pergeseran sentimen pasar.

Sentimen sempat menguat atau cenderung bullish ketika Bitcoin mendekati level tertinggi tersebut. Namun, pola itu justru diikuti tekanan harga. CoinPedia menilai perubahan sentimen seperti ini kerap mendahului penurunan harga Bitcoin sepanjang bulan ini.

Di tengah volatilitas yang meningkat, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada kemampuan Bitcoin mempertahankan area support US$81.000–US$82.000. Menjelang akhir kuartal III-2026, harga BTC sempat menembus US$81.000 dan bertahan di atas level tersebut selama hampir empat pekan.

Level itu kini menjadi salah satu acuan penting untuk membaca arah pergerakan selanjutnya. Namun, intensitas aksi jual yang meningkat kembali menekan harga Bitcoin dan menguji ketahanan zona tersebut.

Menurut CoinPedia, peluang pemulihan akan bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan area support US$81.000–US$82.000 sekaligus membawa harga kembali melewati titik pivot di sekitar US$82.000. Jika upaya tersebut berhasil, tekanan pasar berpeluang mereda.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan harga di sekitar US$81.500 dapat memperbesar risiko koreksi. Dalam skenario bearish tersebut, Bitcoin berpotensi bergerak menuju US$76.600 atau bahkan lebih rendah.

Dengan kondisi tersebut, prospek Bitcoin untuk sementara masih cenderung berhati-hati. Pasar belum menunjukkan sinyal bullish yang kuat, sementara kemampuan harga bertahan di zona support menjadi faktor penting yang akan menentukan arah berikutnya.

Tekanan juga terlihat pada sejumlah aset kripto utama lainnya yang bergerak fluktuatif dan cenderung berada di zona merah pada perdagangan Jumat siang. Ethereum (ETH), misalnya, turun 0,27% menjadi Rp43,43 juta per koin.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update