Kamis, 05 Nov 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Storage Minyak Mentah di Sumatra, Target Stok hingga 60 Hari

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 05 Nov 2026 👁️ 1x dibaca
Pemerintah Siapkan Storage Minyak Mentah di Sumatra, Target Stok hingga 60 Hari

Pemerintah berencana membangun fasilitas penyimpanan minyak mentah atau crude storage di sejumlah wilayah Sumatra dengan target kapasitas yang mampu menopang ketersediaan stok hingga 60 hari. Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan pasokan energi nasional di tengah ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak mentah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, fasilitas penyimpanan itu akan digunakan untuk menampung minyak mentah yang didatangkan dari luar negeri. Dengan tersedianya kapasitas penyimpanan di dalam negeri, pemerintah berharap pengadaan dan pengelolaan pasokan impor dapat dilakukan secara lebih fleksibel.

"Kita akan membangun storage beberapa di wilayah Sumatra untuk ketika kita melakukan impor crude. Target kita bisa sampai dengan 60 hari," ujar Bahlil usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Rencana pembangunan crude storage tersebut juga menjadi bagian dari langkah pemerintah membenahi mekanisme pengadaan minyak mentah, bahan bakar minyak (BBM), dan liquefied petroleum gas (LPG).

Sebelumnya, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2026 yang mengatur perubahan mekanisme pengadaan komoditas energi tersebut melalui skema kerja sama langsung antarpemerintah atau government-to-government (G2G), serta kerja sama antara pemerintah dan badan usaha atau government-to-business (G2B).

Melalui mekanisme tersebut, pemerintah berupaya memperkuat kepastian pasokan energi dengan membuka jalur pengadaan langsung kepada negara maupun badan usaha pemasok.

Kebutuhan untuk memperkuat infrastruktur penyimpanan juga berkaitan dengan kondisi Indonesia yang masih mengimpor minyak mentah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Ketersediaan fasilitas penyimpanan dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan pasokan, terutama ketika terjadi perubahan kondisi pasar dan dinamika geopolitik global.

Dengan target penyimpanan hingga 60 hari, pemerintah berharap memiliki ruang pengelolaan stok yang lebih memadai dalam menghadapi ketidakpastian pasokan dari luar negeri.

Meski demikian, realisasi rencana tersebut masih membutuhkan kejelasan lebih lanjut mengenai lokasi pembangunan, kapasitas teknis fasilitas, kebutuhan investasi, jadwal konstruksi, serta tahapan operasionalnya.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update