Senin, 26 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Politik
Politik

JK Tegaskan Pernyataan soal Ijazah Jokowi Bentuk Pembelaan, Bukan Serangan

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 26 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
JK Tegaskan Pernyataan soal Ijazah Jokowi Bentuk Pembelaan, Bukan Serangan

 

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla menegaskan bahwa pernyataannya mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo bukan dimaksudkan untuk menyerang, melainkan sebagai bentuk pembelaan. JK menyatakan dirinya percaya ijazah Jokowi asli, tetapi menilai dokumen tersebut sebaiknya diperlihatkan kepada publik.

Penjelasan itu disampaikan JK dalam perbincangan bersama mantan juru bicara presiden era Jokowi, Johan Budi, di kanal YouTube The Johan Budi Podcast yang tayang Sabtu (24/10/2026).

Dalam perbincangan tersebut, Johan Budi menanyakan hubungan JK dengan sejumlah tokoh politik nasional. JK menyebut hubungannya dengan Susilo Bambang Yudhoyono, Megawati Soekarnoputri, dan Prabowo Subianto berjalan baik.

Sementara itu, hubungan dengan Jokowi diakuinya mungkin sedikit merenggang setelah muncul polemik mengenai ijazah mantan presiden tersebut.

JK menjelaskan, dirinya tidak meyakini tudingan bahwa ijazah Jokowi palsu. Karena percaya dokumen itu asli, ia justru mempertanyakan alasan ijazah tersebut tidak diperlihatkan kepada publik.

“Apa yang salah dengan statement saya?” ujar JK. Ia mengaku heran karena pernyataannya menimbulkan keberatan, bahkan sampai memicu konferensi pers.

“Saya justru membela Jokowi sebenarnya,” kata JK.

Ia juga menegaskan posisinya berbeda dengan Roy Suryo yang menyebut ijazah Jokowi palsu. “Kalau Roy Suryo mengatakan bahwa palsu, saya mengatakan tidak,” ujarnya.

Bagi JK, pokok persoalan yang ia sampaikan bukanlah memperdebatkan keaslian dokumen, melainkan meminta agar ijazah itu ditunjukkan. Ia menilai langkah tersebut dapat menjawab pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kenapa tidak mau ditunjukkan?” tanyanya.

Dalam dialog itu, Johan Budi menyampaikan bahwa pihak Jokowi beralasan media sosial dipenuhi informasi hoaks. JK tidak secara langsung mengulas alasan tersebut dan kembali menekankan bahwa permintaannya sebatas agar dokumen ijazah diperlihatkan.

Polemik kemudian berkembang ke tuduhan lain yang mengaitkan JK dengan pihak-pihak yang mempersoalkan ijazah Jokowi. Johan Budi menyebut pernyataan JK turut dikaitkan dengan dugaan bahwa dirinya membiayai pihak-pihak tersebut.

JK membantah tuduhan itu. Ia mengaku marah karena merasa dituduh melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataannya, hingga akhirnya menempuh jalur hukum.

“Menuduh saya macam-macam. Saya marah juga, sehingga saya adukan ke polisi,” katanya.

Sebelumnya, kuasa hukum JK mendatangi Mabes Polri pada Senin (6/4/2026) untuk melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar atas dugaan pencemaran nama baik.

Laporan tersebut berkaitan dengan pernyataan yang menuding JK memberikan uang Rp5 miliar kepada Roy Suryo dan sejumlah pihak lainnya. Tuduhan itu menjadi bagian dari polemik yang meluas di tengah perdebatan mengenai ijazah Jokowi.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update