Selasa, 27 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Danantara Jadikan KDKMP Pusat Distribusi Barang Subsidi

✍️ Fernando 🕒 27 Oct 2026 👁️ 0x dibaca
Ilustrasi Koperasi Merah Putih. Tripodnews/ChatGPT
Ilustrasi Koperasi Merah Putih. Tripodnews/ChatGPT Foto: Istimewa

BP BUMN dan Danantara memperkuat KDKMP melalui distribusi LPG bersubsidi, MinyaKita, dan pupuk untuk memperluas akses kebutuhan pokok masyarakat desa.

Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Daya Anagata Nusantara (Danantara) memperkuat sinergi antar-BUMN untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kolaborasi ini difokuskan pada perluasan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dan barang bersubsidi melalui jaringan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan KDKMP diproyeksikan menjadi pusat distribusi utama berbagai komoditas bersubsidi pemerintah.

"Visi Presiden itu sentral distribusi untuk setiap yang namanya bersubsidi itu lewat Kopdes. Artinya, data itu akan ada di Kopdes itu nanti," ujar Dony Oskaria, Selasa (27/10/2026).

Melalui skema tersebut, koperasi di tingkat desa dan kelurahan akan berperan sebagai titik penyaluran kebutuhan masyarakat. Pelaksanaannya didukung pasokan barang serta armada distribusi milik badan usaha milik negara (BUMN).

Dukungan terhadap program KDKMP diwujudkan melalui kolaborasi PT Pertamina Patra Niaga dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). Kedua perusahaan berperan dalam memperkuat ekosistem distribusi energi dan pangan berbasis koperasi.

Sejumlah komoditas yang didorong untuk disalurkan melalui jaringan KDKMP meliputi LPG bersubsidi, minyak goreng rakyat MinyaKita, dan pupuk. Penyaluran tersebut diarahkan agar berlangsung secara konsisten sesuai kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, Dony telah menggelar rapat koordinasi khusus bersama jajaran direksi Pertamina Patra Niaga dan PIHC.

"Kita suplai karena dampaknya untuk masyarakat benar-benar langsung. Jadi manfaat koperasinya benar-benar nyata. Jadi sudah berjalan terus,” kata Dony.

Dukungan distribusi untuk KDKMP mulai direalisasikan di lapangan. Saat ini, pasokan pupuk didistribusikan dengan volume pesanan rata-rata sekitar 4–5 ton untuk setiap koperasi.

Sementara itu, penyaluran LPG bersubsidi disesuaikan dengan tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah. Penyesuaian ini bertujuan menjaga ketersediaan pasokan sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh energi untuk kebutuhan sehari-hari.

Melalui dukungan pasokan dan koordinasi antar-BUMN, jaringan KDKMP diharapkan dapat memperkuat distribusi komoditas strategis hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

BP BUMN dan Danantara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kolaborasi antar-BUMN dalam mendukung pelaksanaan program KDKMP secara optimal dan berkelanjutan.

Sinergi ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat jalur distribusi kebutuhan pokok dan barang bersubsidi, tetapi juga meningkatkan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi desa.

Dengan dukungan pasokan dari BUMN, KDKMP diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap komoditas strategis, meningkatkan fungsi ekonomi koperasi, serta mendukung pemerataan pembangunan nasional.

F
FernandoPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update