Rabu, 28 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

BEI Akui Arus Dana Asing Keluar Jadi Tantangan Pemulihan Kepercayaan Investor

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 27 Oct 2026 👁️ 0x dibaca
BEI Akui Arus Dana Asing Keluar Jadi Tantangan Pemulihan Kepercayaan Investor

 

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakui arus dana asing keluar atau foreign outflow masih menjadi tantangan dalam upaya memulihkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam agenda reformasi pasar modal yang tengah dijalankan.

Direksi Pengembangan BEI, Iding Pardi, mengatakan tekanan jual investor asing mencerminkan masih adanya pekerjaan rumah untuk memperkuat keyakinan pelaku pasar terhadap pasar modal domestik.

"Adapun foreign outflow yang masih terjadi antara lain merupakan cerminan kepercayaannya investor yang masih menjadi tantangan. Itu yang menjadi fokus dan PR reformasi pasar modal yang kami lakukan," ujar Iding kepada awak media, Senin (27/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan saat Iding menanggapi pertanyaan mengenai penilaian BEI bahwa pasar saham Indonesia masih memiliki ketahanan atau resiliensi, meskipun investor asing terus melakukan aksi jual bersih.

Menurut Iding, ketahanan pasar modal tidak dapat dinilai hanya berdasarkan arus dana asing. Ada sejumlah indikator lain yang perlu diperhatikan untuk melihat apakah aktivitas pasar tetap berjalan dengan baik di tengah tekanan tersebut.

"Resiliensi pasar antara lain juga dilihat dari operasional yang berjalan dengan baik, likuiditas transaksi yang masih tumbuh, permodalan dan likuiditas AB masih terjaga, fundamental emiten mayoritas masih baik dan tumbuh, jumlah investor juga tumbuh," jelasnya.

Ia menjelaskan, kelancaran operasional perdagangan menjadi salah satu indikator ketahanan pasar. Selain itu, pertumbuhan likuiditas transaksi menunjukkan aktivitas perdagangan masih berlangsung, sementara kondisi permodalan dan likuiditas anggota bursa (AB) yang terjaga turut menjadi faktor pendukung.

BEI juga mempertimbangkan kondisi fundamental perusahaan tercatat. Menurut Iding, mayoritas emiten masih memiliki fundamental yang baik dan menunjukkan pertumbuhan.

Pertumbuhan jumlah investor juga menjadi salah satu indikator yang diperhatikan dalam menilai resiliensi pasar modal Indonesia.

Meski demikian, BEI mengakui arus dana asing keluar tetap menjadi tantangan tersendiri. Penguatan kepercayaan investor menjadi bagian dari pekerjaan reformasi pasar modal, di tengah upaya menjaga kelangsungan operasional dan aktivitas perdagangan.

Dengan demikian, penilaian terhadap ketahanan pasar modal mencakup dua aspek yang berjalan beriringan, yakni tantangan memulihkan kepercayaan investor dan indikator aktivitas pasar yang menurut BEI masih menunjukkan ketahanan.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update