Minggu, 01 Nov 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

AMMN Gandakan Kapasitas Konsentrator Jadi 85 Juta Ton per Tahun

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 31 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
AMMN Gandakan Kapasitas Konsentrator Jadi 85 Juta Ton per Tahun

 

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memperbesar kapasitas fasilitas pengolahan bijih atau pabrik konsentrator menjadi sekitar 85 juta ton per tahun. Ekspansi tersebut meningkatkan kemampuan pengolahan perusahaan dari sebelumnya sekitar 40 juta ton per tahun, atau bertambah 112,5%.

Peningkatan kapasitas ini menjadi bagian dari persiapan AMMN untuk mengolah bijih dari tambang Batu Hijau Fase 8 dan proyek Elang yang tengah dikembangkan. Perluasan fasilitas diharapkan mendukung kebutuhan pengolahan bijih seiring perkembangan kedua proyek tersebut.

Dalam laporan kinerja kuartal III-2026 yang disampaikan melalui keterbukaan informasi, manajemen menyatakan proses komisioning fasilitas hasil ekspansi berjalan sesuai rencana. Pengolahan bijih pertama di konsentrator baru tersebut telah dimulai pada pertengahan Agustus 2026.

"Kami telah memperluas pabrik konsentrator untuk meningkatkan kapasitas input pengolahan bijih menjadi sekitar 85 juta ton per tahun. Peningkatan kapasitas ini akan mendukung pengolahan bijih dari Fase 8 Batu Hijau dan Elang di masa depan, guna memenuhi permintaan produk kami yang terus meningkat. Komisioning berjalan sesuai rencana, dengan bijih pertama diproses di pabrik konsentrator pada pertengahan Agustus 2026," tulis manajemen dalam laporan.

Sebelum perluasan, kapasitas pengolahan bijih AMMN berada di kisaran 40 juta ton per tahun. Dengan tambahan kemampuan sekitar 45 juta ton, perusahaan kini memiliki kapasitas input pengolahan yang lebih besar untuk mendukung rencana pengembangan tambang.

Ekspansi tersebut juga berkaitan dengan upaya menjaga keberlanjutan operasional tambang Batu Hijau. Selain mendukung pengolahan bijih dari Fase 8, infrastruktur konsentrator yang diperluas disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan proyek Elang pada tahap pengembangan berikutnya.

Dari sisi aktivitas operasional, AMMN mencatat volume bijih yang diproses mencapai 32 juta ton selama Januari–September 2026. Jumlah tersebut meningkat 38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, ketika volume pengolahan tercatat sekitar 23 juta ton.

Peningkatan volume bijih yang diproses tersebut berlangsung seiring dengan pengembangan kapasitas fasilitas pengolahan. Dengan kapasitas konsentrator yang kini mencapai sekitar 85 juta ton per tahun, AMMN memperkuat kesiapan infrastruktur untuk mendukung agenda pengembangan tambang dan pengolahan mineral dalam jangka panjang.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update