Jumat, 06 Nov 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Harga Bawang Merah Melonjak 89,7 Persen, Ferry Koto Sentil Dasco soal Kondisi Pangan

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 06 Nov 2026 👁️ 0x dibaca
Harga Bawang Merah Melonjak 89,7 Persen, Ferry Koto Sentil Dasco soal Kondisi Pangan

Pegiat media sosial Ferry Koto mengingatkan kalangan legislatif agar memberikan perhatian lebih besar terhadap persoalan harga kebutuhan pokok yang terus meningkat. Ia menilai persoalan yang langsung dirasakan masyarakat seharusnya menjadi salah satu prioritas perhatian para wakil rakyat, termasuk pimpinan DPR RI.

Sorotan Ferry secara khusus ditujukan kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Ia meminta Dasco turut menyampaikan kondisi kenaikan harga pangan kepada pemerintah, menyusul informasi mengenai lonjakan harga sejumlah komoditas yang diberitakan CNBC Indonesia pada 2 November 2026.

Dalam pemberitaan tersebut, harga bawang merah tercatat mengalami kenaikan hingga 89,7 persen dan mencapai Rp70.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada sejumlah bahan pangan lainnya, termasuk cabai dan beras.

Ferry kemudian membagikan tangkapan layar pemberitaan tersebut melalui akun X pribadinya. Unggahan itu sekaligus menjadi sarana baginya untuk mempertanyakan perhatian para politisi terhadap persoalan ekonomi sehari-hari yang dihadapi masyarakat.

Ia menilai pembahasan mengenai dinamika politik di tingkat elite tidak seharusnya mengesampingkan persoalan kebutuhan dasar masyarakat. Kenaikan harga bahan pangan, menurut Ferry, merupakan isu yang membutuhkan perhatian dan penyampaian aspirasi secara langsung kepada pemerintah.

Dalam unggahannya, Ferry menyindir Dasco yang dianggap lebih banyak berkutat dengan isu penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

"Mungkin @bang_dasco belum tahu informasi ini, karena sibuk dengan hot isu elit tentang penyadapan," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (6/11).

Ferry juga mengingatkan posisi Dasco sebagai pimpinan DPR RI yang memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. Ia berharap persoalan kenaikan harga pangan dapat diteruskan kepada pemerintah agar memperoleh perhatian.

"Wakil rakyat kan? Wakil Ketua DPR pula, coba bantu suarakan ini ke Pemerintah. Jangan klaim-klaim saja swasembada pangan, tapi di bawah rakyat tercekik dengan harga-harga yang melambung," lanjutnya.

Pernyataan tersebut turut menyoroti kesenjangan antara klaim keberhasilan swasembada pangan dengan kondisi harga komoditas di tingkat masyarakat. Ferry mempertanyakan relevansi klaim tersebut apabila harga kebutuhan pokok masih mengalami kenaikan signifikan.

Bagi Ferry, persoalan harga pangan perlu menjadi bagian dari perhatian politik dan pengawasan parlemen terhadap kebijakan pemerintah. Ia mendorong agar isu yang berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat tidak tenggelam oleh perdebatan politik di tingkat elite.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update