Selasa, 03 Nov 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

DBS Bantah Rumor Merger dengan BCA, Tegaskan Kabar yang Beredar Tidak Benar

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 30 Oct 2026 👁️ 4x dibaca
DBS Bantah Rumor Merger dengan BCA, Tegaskan Kabar yang Beredar Tidak Benar

 

DBS Group Holdings asal Singapura membantah spekulasi mengenai kemungkinan penggabungan PT Bank DBS Indonesia dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Kabar yang beredar di media sosial tersebut dipastikan tidak benar oleh pihak DBS.

Rumor merger itu menjadi perbincangan setelah muncul spekulasi bahwa Bank DBS Indonesia akan digabungkan ke dalam BCA, dengan BCA tetap menjadi entitas yang bertahan setelah transaksi.

Informasi yang beredar bahkan menyebutkan pemegang saham DBS Indonesia akan memperoleh saham baru BCA sebagai kompensasi atas penggabungan tersebut. Namun, DBS Group menegaskan tidak ada kebenaran dalam kabar itu.

“Rumor tersebut tidak benar,” ujar juru bicara DBS seperti dikutip dari The Straits Times, Kamis (29/10/2026).

Spekulasi tersebut turut menjadi perhatian pasar modal setelah saham BCA mencatat kenaikan sekitar 7% pada perdagangan 28 Oktober 2026. Rumor mengenai kemungkinan merger kedua bank disebut-sebut menjadi salah satu faktor yang dikaitkan dengan pergerakan saham tersebut.

Meski demikian, bantahan DBS menegaskan bahwa informasi mengenai rencana penggabungan kedua bank tidak dapat diperlakukan sebagai fakta korporasi. Kenaikan harga saham BCA juga tidak dengan sendirinya membuktikan adanya transaksi merger.

PT Bank DBS Indonesia merupakan anak usaha DBS Bank yang berbasis di Singapura. Perseroan menjalankan berbagai kegiatan perbankan di Indonesia, mencakup layanan korporasi, usaha kecil dan menengah (UKM), perbankan konsumer, serta pengelolaan kekayaan atau wealth management.

Di sisi lain, PT Bank Central Asia Tbk berkantor pusat di Jakarta dan dikenal sebagai bank swasta terbesar di Indonesia berdasarkan kapitalisasi pasar. Keluarga Hartono merupakan pemegang saham pengendali utama BCA.

Saham BCA sebelumnya juga pernah masuk dalam daftar saham yang dinilai menarik untuk dicermati ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada awal 2026.

Dengan klarifikasi DBS tersebut, spekulasi mengenai merger DBS Indonesia dan BCA yang beredar di media sosial tidak memiliki dasar konfirmasi dari pihak perusahaan. Hingga informasi ini disampaikan, tidak terdapat pernyataan resmi mengenai rencana penggabungan kedua bank.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update