Darya-Varia Perkenalkan DiVi Lab, Layanan Pemeriksaan Kesehatan Berbasis AI dan IoT
DENPASAR – PT Darya-Varia Laboratoria Tbk memperkenalkan DiVi Lab, layanan pemeriksaan kesehatan berbasis teknologi yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Inovasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Self-Care AMRUN 5K 2026 di Taman Inspirasi Muntig Siokan, Pantai Mertasari, Sanur, Bali, Minggu (1/11/2026).
Kehadiran DiVi Lab menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas kontribusi di bidang kesehatan melalui pemanfaatan teknologi digital. Inisiatif tersebut sekaligus mendukung transformasi bisnis Darya-Varia menuju Integrated Healthcare Solutions.
Presiden Direktur Darya-Varia, dr. Ian Kloer, mengatakan pengembangan solusi kesehatan berbasis teknologi merupakan bagian dari pendekatan perusahaan untuk mendorong masyarakat lebih aktif menjaga kondisi kesehatannya.
“Menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan mengandalkan pengobatan ketika keluhan muncul, tetapi perlu dimulai dari kesadaran untuk mengenali dan memantau kondisi tubuh secara berkala. Sebagai perusahaan yang terus bertransformasi menjadi Integrated Healthcare Solutions, kami melihat bahwa kontribusi di bidang kesehatan perlu melampaui sekadar penyediaan produk,” ujar Ian dalam keterangan resmi, Minggu (1/11/2026).
Melalui DiVi Lab, masyarakat dapat mengakses pemeriksaan tekanan darah serta GCU yang mencakup pengukuran kadar glukosa, kolesterol, dan asam urat (Glucose, Cholesterol, Uric Acid). Pemeriksaan tersebut menggunakan perangkat OPTIMA 4-in-1 yang mengintegrasikan teknologi IoT dan AI untuk mengukur empat parameter kesehatan dalam satu perangkat.
Tidak hanya menyediakan pemeriksaan dasar, DiVi Lab juga dilengkapi fitur grafik tren kesehatan dan analitik prediktif berbasis AI. Fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna memantau perubahan kondisi kesehatan dari waktu ke waktu.
Pemanfaatan teknologi ini diharapkan dapat mendukung masyarakat dalam mengenali potensi risiko kesehatan lebih awal serta meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya langkah pencegahan.
Dalam kegiatan tersebut, layanan pemeriksaan kesehatan gratis dihadirkan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Pelaksanaannya disesuaikan dengan standar Kementerian Kesehatan.
Partisipasi Darya-Varia dalam Self-Care AMRUN 5K 2026 juga menjadi bagian dari kegiatan kolaborasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan Asia Pacific Self Medication Industry (APSMI).
Melalui kegiatan lari sejauh lima kilometer tersebut, penyelenggara mengangkat edukasi mengenai self-care atau swamedikasi, penggunaan obat secara bijak dan bertanggung jawab, serta upaya pencegahan resistensi antimikroba.
Menurut Ian, kemudahan akses terhadap teknologi pemeriksaan kesehatan dapat membantu membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh. Pemeriksaan berkala juga diharapkan tidak hanya dilakukan ketika seseorang mengalami keluhan kesehatan.
“Kami ingin teknologi kesehatan semakin dekat dan mudah diakses oleh masyarakat. Melalui DiVi Lab, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah mengenali kondisi kesehatannya dan menjadikan pemantauan berkala sebagai bagian dari upaya pencegahan. Hasil pemeriksaan dapat menjadi langkah awal untuk lebih memahami kondisi tubuh dan menentukan tindak lanjut yang sesuai dengan berkonsultasi kepada tenaga kesehatan,” katanya.
Selain memperkenalkan DiVi Lab, Darya-Varia turut menghadirkan sejumlah produk kesehatan dalam kegiatan tersebut. Produk yang diperkenalkan meliputi Enervon, Natur-E, Decolgen, Forti-D, dan Imunped.
Melalui partisipasi ini, Darya-Varia menggabungkan edukasi kesehatan, aktivitas fisik, serta pengenalan teknologi pemeriksaan sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai perawatan kesehatan secara mandiri dan bertanggung jawab.
