BSI Optimistis Perluas Pembiayaan Hunian Syariah di Danantara Housing Expo 2026
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menunjukkan optimismenya dalam memperluas jangkauan pembiayaan hunian syariah melalui partisipasinya di Danantara Housing Expo 2026, yang menawarkan beragam pilihan properti dan skema angsuran tetap.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyatakan optimismenya untuk menjangkau lebih banyak masyarakat melalui penyediaan beragam pilihan hunian dalam gelaran Danantara Housing Expo 2026.
Perseroan menawarkan berbagai jenis properti, mulai dari rumah tapak hingga apartemen, guna mendukung pemenuhan kebutuhan papan masyarakat.
Wakil Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta, menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung pertumbuhan industri perumahan nasional.
BSI telah menjalin kerja sama strategis dengan lebih dari 3.500 rekanan developer untuk menyediakan properti yang sesuai dengan profil dan kemampuan finansial nasabah.
"Melalui Danantara Housing Expo, kami optimis bisa menjangkau nasabah lebih luas dan memberikan manfaat dengan angsuran tetap, promo menarik, dan juga bebas appraisal," ujar Bob dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (28/8).
Bob Ananta menambahkan bahwa BSI terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan hunian sesuai prinsip syariah. Perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) untuk menjaga kualitas pembiayaan.
Dalam ajang yang berlangsung pada 27-30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, Banten ini, BSI hadir sebagai satu-satunya bank syariah.
Kehadiran ini menjadi momentum untuk memperkenalkan keunggulan skema syariah.
Salah satu daya tarik utama pembiayaan BSI Griya adalah skema angsuran tetap hingga akhir jangka waktu pembiayaan.
Skema ini memberikan kepastian bagi nasabah dalam mengatur arus kas (cash flow) serta perencanaan keuangan jangka panjang.
Berdasarkan data perseroan hingga Juni 2026, kinerja pembiayaan BSI Griya menunjukkan tren positif.
Pembiayaan telah mencapai Rp61,22 triliun, merepresentasikan total penjualan lebih dari 20 ribu unit rumah dalam kurun waktu satu tahun.
