Aiva ME7 Akan Adopsi Teknologi Tukar Baterai CATL
Aiva, merek otomotif China di bawah Chongqing Saidou Technology, sedang membahas adopsi teknologi battery swapping CATL untuk model perdananya, Aiva ME7, yang dijadwalkan meluncur sebelum akhir 2026.
Aiva, merek otomotif asal China, tengah menyiapkan gebrakan baru di pasar kendaraan listrik.
Merek di bawah naungan Chongqing Saidou Technology tersebut dikabarkan sedang membahas kerja sama dengan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL).
Kerja sama ini bertujuan untuk mengadopsi teknologi battery swapping pada kendaraan produksinya.
Teknologi battery swapping memungkinkan baterai kendaraan listrik (EV) yang sudah habis ditukar dengan baterai lain yang telah terisi penuh.
Dengan metode ini, pengguna tidak perlu menunggu proses pengisian daya seperti pada sistem charging konvensional.
Aiva merupakan merek independen di bawah Chongqing Saidou Technology. Perusahaan ini sebelumnya bernama Chongqing Landian Technology.
Rencana penggunaan teknologi tukar baterai tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan.
Jika terealisasi, Aiva akan menggabungkan kendaraan listrik, teknologi kecerdasan buatan (AI), serta ekosistem battery swapping milik CATL.
Aiva telah menyiapkan model pertamanya yang diberi nama Aiva ME7. Kendaraan ini dikabarkan akan diperkenalkan sebelum akhir 2026. Pemesanan awal Aiva ME7 diperkirakan mulai dibuka pada awal 2027.
ME7 tidak hanya membidik pasar domestik China. Mobil ini juga disiapkan untuk pasar internasional.
