Senin, 14 Sep 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › News
News

600 Personel Dikerahkan Cari Penumpang KMP Virgo Transport 8

✍️ Rachael Zahratusyita 🕒 14 Sep 2026 👁️ 2x dibaca
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi Foto: Istimewa

Operasi pencarian dan pertolongan kini diperkuat dengan penambahan personel penyelamat serta armada untuk mendukung operasi bawah laut (underwater).

JAKARTA – Pemerintah mengoptimalkan pencarian penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) dini hari.

Operasi pencarian dan pertolongan kini diperkuat dengan penambahan personel penyelamat serta armada untuk mendukung operasi bawah laut (underwater).

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, jumlah personel yang dikerahkan dalam operasi SAR telah mencapai lebih dari 600 orang. Penambahan kekuatan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan pencarian dan meningkatkan jumlah penumpang yang berhasil diselamatkan.

“Hari ini kita mendapatkan tambahan kekuatan untuk melakukan operasi SAR dari beberapa pihak, sehingga diharapkan operasi yang dilakukan akan semakin lebih baik dan lebih besar lagi untuk kita berupaya semaksimal mungkin agar dapat bisa menemukan saudara-saudara kita yang mengalami kecelakaan di kapal Virgo Transport 8,” ujar Dudy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Dudy juga memastikan KMP Virgo Transport 8 tidak mengalami kelebihan muatan saat berlayar. Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah, kapasitas kapal bahkan belum terisi secara maksimal.

“Perlu diketahui, KMP Virgo Transport 8 berlayar dalam kondisi tidak overload. Namun demikian, kita tunggu investigasi menyeluruh dari KNKT untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii mengatakan pemerintah turut menambah armada untuk memperkuat pencarian korban sekaligus mendukung pelaksanaan operasi bawah laut.

Dari unsur udara, terdapat tambahan lima pesawat yang berasal dari Basarnas, Polri, TNI AL dan BNPB. Sedangkan dari unsur laut, sebanyak 17 kapal dikerahkan dalam operasi pencarian.

Syafii mengatakan sejumlah personel khusus juga disiapkan untuk melakukan operasi underwater. Mereka berasal dari Basarnas, Basarnas Special Group, Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL serta tim penyelam lainnya.

“Kita berharap dari kapal ini kita nanti bisa melaksanakan operasi underwater dengan optimal. Jadi beberapa personel yang akan kita terjunkan mulai dari Basarnas itu sendiri, Basarnas Special Group, kemudian kita mengerahkan dari Kopaska, TNI AL, dan juga teman-teman tim penyelam yang akan kita siapkan,” kata Syafii.

Menurut dia, seluruh proses pencarian dan pertolongan tetap dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan. Kondisi cuaca dan situasi di lapangan menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan operasi bawah laut.

“Tentunya operasi ini bisa kita laksanakan dengan atas dasar safety, artinya mudah-mudahan cuaca bagus, sehingga memungkinkan untuk kita laksanakan operasi underwater,” tutupnya.

F
FernandoEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update