Senin, 12 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › News
News

Trump Sebut Iran Bisa Hancurkan Los Angeles, Gedung Putih Bantah Ada Ajakan Serangan

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 07 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Trump Sebut Iran Bisa Hancurkan Los Angeles, Gedung Putih Bantah Ada Ajakan Serangan

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai kemungkinan kehancuran Los Angeles dan San Diego jika Iran memiliki senjata nuklir memicu reaksi keras dari Partai Demokrat. Dua kota yang disebut Trump tersebut berada di California, negara bagian yang dikuasai Partai Demokrat.

Pernyataan itu disampaikan Trump ketika berkampanye untuk pemilu sela di Nebraska pada Senin (5/10/2026). Trump saat itu tengah membahas konsekuensi tingginya harga minyak yang menurutnya merupakan biaya yang harus ditanggung untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Trump menyebut kenaikan harga minyak sebagai “harga kecil” jika dibandingkan dengan kepentingan menjaga keamanan Amerika Serikat dan dunia. Dalam penjelasannya, ia kemudian menyebut kemungkinan Iran menghancurkan sebuah kota, termasuk Los Angeles dan San Diego.

“Itu harga kecil yang harus dibayar untuk menjaga dunia tetap aman, menjaga negara kita tetap aman,” kata Trump, seperti dikutip AFP.

“Mereka [Iran] bisa menghabisi sebuah kota. Biarkan mereka mengambil, biarkan mereka menghabisi Los Angeles, biarkan mereka menghabisi San Diego. Ini harga yang sangat kecil untuk dibayar, dan ini akan segera berakhir,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut kemudian menyebar luas dan memunculkan kecaman dari sejumlah politikus Demokrat. Mereka menilai ucapan Trump dapat dipahami sebagai dorongan kepada Iran untuk melakukan serangan terhadap dua kota di California.

Gubernur California Gavin Newsom menjadi salah satu tokoh yang merespons pernyataan tersebut. Melalui X, Newsom mengatakan Trump telah menyatakan bahwa musuh asing Amerika Serikat seharusnya “menghabisi” Los Angeles dan San Diego.

“Donald Trump sekarang mengatakan musuh asing kita harus ‘menghabisi’ Los Angeles dan San Diego. Dia tidak waras dan berbahaya,” tulis Newsom di X.

Kritik serupa datang dari Pemimpin Minoritas Demokrat di DPR AS Hakeem Jeffries. Ia menilai penggunaan senjata nuklir untuk menghancurkan kota Amerika tidak semestinya dijadikan bahan candaan.

“Pemusnahan sebuah kota Amerika dengan menggunakan nuklir bukanlah bahan lelucon,” kata Jeffries melalui X.

Polemik tersebut muncul ketika Trump sedang gencar melakukan kampanye menjelang pemilu sela Amerika Serikat. Menurut AFP, Partai Republik menghadapi kekhawatiran bahwa ketidakpuasan pemilih terhadap perang Iran serta kenaikan harga kebutuhan pokok dapat berdampak pada posisi partai tersebut di Kongres.

Di tengah kontroversi, Gedung Putih berupaya meredam interpretasi bahwa Trump sedang meminta Iran menyerang Los Angeles dan San Diego. Pemerintahan Trump membantah anggapan tersebut dan menyebut reaksi yang muncul sebagai “kepanikan media” yang dinilai tidak berakar pada kenyataan.

Polemik ini pun berkembang di tengah perdebatan yang lebih luas mengenai kebijakan terhadap Iran, risiko senjata nuklir, serta dampak konflik terhadap kondisi politik domestik Amerika Serikat menjelang pemilu sela.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update