Senin, 12 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › News
News

TPG Guru Juli–September 2026 Belum Cair, P2G Soroti Guru Terpaksa Pinjol

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 12 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Foto: Ist

JAKARTA — Keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk periode Juli hingga September 2026 menjadi sorotan Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G). Sejumlah guru disebut mulai mengandalkan tempat gadai, perbankan, hingga pinjaman online (pinjol) untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika tunjangan yang menjadi hak mereka belum diterima

Guru honorer sekaligus anggota P2G, Reza Sudrajat, menilai keterlambatan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah karena kesejahteraan guru berkaitan dengan kondisi mereka dalam menjalankan tugas pendidikan. Ia menyampaikan kritik melalui akun X pribadinya, sebagaimana dikutip pada Senin (12/10/2026).

Reza mengingatkan bahwa penelitian yang diakui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan adanya hubungan antara tunjangan profesi dan peningkatan motivasi kerja guru.

“Sekarang? TPG terlambat, bahkan ada yang beberapa bulan belum dapetin haknya,” tulis Reza.

Menurut dia, keterlambatan pembayaran berdampak pada kemampuan sebagian guru untuk memenuhi kebutuhan dasar. Kondisi tersebut bahkan disebut menyulitkan sejumlah guru untuk membiayai perjalanan menuju sekolah.

“Otomatis, Pemerintah kita sendiri yang sudah menurunkan kualitas pendidikan itu. Bahkan sampe ada yang kesulitan untuk berangkat ke sekolah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti meningkatnya ketergantungan pada sumber pembiayaan alternatif ketika pendapatan yang diharapkan belum tersedia.

“Guru kita sedang dibuat sulit,” sambungnya.

Di sisi lain, pencairan TPG bagi jutaan guru di seluruh Indonesia tidak dilakukan sekaligus. Proses administrasi dan penyaluran dana berlangsung secara bertahap, mulai dari verifikasi hingga penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

Kemendikdasmen telah mengonfirmasi bahwa penyaluran susulan serta penyelesaian administrasi bagi guru yang belum menerima TPG ditargetkan selesai sepanjang Oktober 2026. Target tersebut menjadi perhatian bagi guru yang masih menunggu pembayaran tunjangannya.

Keterlambatan pencairan TPG menjadi persoalan penting karena tunjangan tersebut merupakan bagian dari pendapatan guru yang diharapkan dapat mendukung kesejahteraan dan pelaksanaan tugas profesional mereka. Bagi guru yang mengandalkan pembayaran tersebut untuk memenuhi kebutuhan rutin, kepastian jadwal pencairan menjadi hal yang krusial.

Pernyataan Reza menempatkan persoalan TPG bukan hanya sebagai urusan administrasi anggaran, tetapi juga sebagai masalah yang dirasakan guru dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, penyelesaian administrasi dan penyaluran tunjangan sesuai target menjadi hal yang dinantikan oleh para penerima yang belum memperoleh haknya.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update