Jumat, 30 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Otomotif
Otomotif

PEVS Resmi Dibuka, Dorong Kendaraan Listrik untuk Efisiensi Biaya dan Transisi Energi

✍️ tino 🕒 29 Oct 2026 👁️ 0x dibaca
Pembukaan pameran PEVS 2026 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Tripodnews/HO
Pembukaan pameran PEVS 2026 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Tripodnews/HO

Jakarta, Tripodnews.id - Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Kamis (29/10/2026). Mengusung tema The Future of Clean and Efficient Mobility, pameran ini menyoroti potensi kendaraan listrik dalam meningkatkan efisiensi biaya transportasi sekaligus mendorong transformasi energi di Indonesia.

Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Moeldoko, mengatakan kendaraan listrik memiliki potensi menjadi game changer dalam perkembangan industri otomotif, baik di Indonesia maupun secara global.

Menurutnya, perkembangan kendaraan listrik tidak hanya menghadirkan perubahan teknologi transportasi, tetapi juga membuka peluang efisiensi penggunaan energi dan penghematan pengeluaran masyarakat.

Moeldoko menilai peralihan dari kendaraan bermesin pembakaran internal atau internal combustion engine (ICE) ke kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dapat mengurangi biaya operasional kendaraan, terutama untuk kebutuhan energi.

“Biasanya yang menggunakan mobil biasa, ICE konvensional, mungkin membayar (bensin) satu bulan itu Rp6 juta, Rp7 juta sampai Rp8 juta. Tetapi dengan menggunakan EV, dia hanya membayar sekitar Rp800 ribuan,” kata Moeldoko saat membuka PEVS 2026 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Moeldoko menjelaskan, selisih biaya operasional antara kendaraan konvensional dan kendaraan listrik berpotensi memberikan ruang lebih besar bagi masyarakat dalam mengelola keuangan rumah tangga.

Penghematan tersebut dapat dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan lain, seperti biaya pendidikan, kebutuhan sehari-hari, maupun keperluan keluarga lainnya.

Dengan demikian, penggunaan kendaraan listrik tidak hanya berkaitan dengan perkembangan teknologi otomotif, tetapi juga berpotensi mendukung efisiensi pengeluaran masyarakat.

Meski demikian, besarnya penghematan penggunaan kendaraan listrik dapat berbeda-beda, bergantung pada jarak tempuh, tarif listrik, konsumsi energi kendaraan, serta biaya pengisian daya dan perawatan.

Selain menyoroti efisiensi biaya operasional, Moeldoko juga menyinggung potensi penggunaan kendaraan listrik dalam mengurangi beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) nasional.

Ia menyebut beban subsidi BBM mencapai Rp264 triliun. Menurutnya, peralihan menuju kendaraan listrik secara lebih luas dapat mendukung efisiensi penggunaan energi sekaligus mendorong transformasi sektor transportasi.

Penggunaan kendaraan listrik juga menjadi bagian dari upaya mendorong mobilitas yang lebih bersih. Namun, manfaat lingkungan yang dihasilkan turut dipengaruhi oleh sumber energi listrik yang digunakan serta proses produksi kendaraan dan baterainya.

Melalui pengembangan ekosistem kendaraan listrik, Indonesia diharapkan dapat memperluas pemanfaatan teknologi transportasi berbasis baterai sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

PEVS 2026 berlangsung di Hall C3 JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 29 Oktober hingga 1 November 2026.

Pameran yang berfokus pada kendaraan listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) ini menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan perkembangan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat.

Melalui tema The Future of Clean and Efficient Mobility, PEVS 2026 mengangkat pentingnya mobilitas yang bersih dan efisien di tengah perkembangan industri otomotif serta kebutuhan transformasi energi.

Pada hari pembukaan, Kamis (29/10/2026), pameran dibuka untuk pengunjung umum mulai pukul 12.00 hingga 19.00 WIB.

Sementara itu, pada 30-31 Oktober 2026, jam operasional berlangsung pukul 10.00 hingga 19.00 WIB. Adapun pada hari terakhir, Minggu (1/11/2026), pameran dibuka mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB.

Melalui penyelenggaraan PEVS 2026, masyarakat dapat mengenal lebih jauh perkembangan kendaraan listrik berbasis baterai serta potensi pemanfaatannya dalam mendukung efisiensi biaya transportasi dan transisi energi di Indonesia.

T
tinoRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update