Selasa, 01 Sep 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › News
News

Perubahan Lanskap Pasar Kerja, Menaker Minta Polteknaker Fokus ke Keterampilan Ketimbang Gelar

✍️ Fernando 🕒 01 Sep 2026 👁️ 2x dibaca
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli Foto: Sumber. humas Menaker

Menaker meminta polteknik tingkatkan keterampilan

JAKARTA — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) memperkuat pendidikan vokasi yang berorientasi pada keterampilan dan kebutuhan dunia kerja.

Menurut Yassierli, perkembangan kecerdasan buatan (AI), otomatisasi industri, serta ekonomi hijau dan digital telah mengubah jenis pekerjaan dan kompetensi yang dibutuhkan. Karena itu, pendidikan vokasi harus mampu beradaptasi agar lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan pasar kerja.

“Mahasiswa harus mampu menunjukkan apa yang bisa dilakukan, bukan hanya apa yang dipelajari. Ijazah tetap penting, tetapi tidak lagi menjadi satu-satunya ukuran kesiapan seseorang memasuki dunia kerja,” ujar Yassierli saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru Polteknaker di Jakarta, Selasa (1/9/2026)

Yassierli mengatakan, paradigma pasar kerja global kini mulai bergeser dari orientasi pada gelar menuju keterampilan. Perusahaan tidak hanya melihat latar belakang pendidikan formal, tetapi juga kompetensi, portofolio, dan pengalaman calon tenaga kerja.

Di sisi lain, masih terdapat lulusan perguruan tinggi yang belum terserap, sementara industri membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan tertentu. Kondisi ini, kata Yassierli, menunjukkan pentingnya menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Karena itu, ia meminta Polteknaker mengembangkan kurikulum dan lingkungan pembelajaran yang responsif terhadap perubahan dunia kerja. Penguasaan kompetensi inti tetap menjadi fondasi, tetapi perlu diperkuat dengan keterampilan lintas bidang, kreativitas, dan inovasi.

Yassierli juga mendorong mahasiswa Polteknaker memiliki tiga karakter utama, yakni kompetensi inti yang kuat, kepedulian sosial berbasis data, serta keberanian menciptakan terobosan.

“Keterpaduan antara kompetensi, kepedulian sosial, dan keberanian berinovasi akan menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi masa depan,” kata Yassierli.

F
FernandoPemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update