Nilai Koleksi NFT Anjlok 95 Persen, Kini Jadi Sampah
Situs kripto bernama dappGambl melaporkan bahwa 95 persen koleksi NFT tidak memiliki kapitalisasi pasar. "Secara statistik, sebanyak 95 persen kolektor yang memiliki koleksi NFT berinvestasi di aset yang tidak punya nilai," kata dappGambl.
TRIPODNews.id - Ketika NFT (non-fungible token) sedang booming, banyak kolektor berinvestasi besar dalam aset digital ini. Namun, situasinya telah berubah drastis. Menurut The Register, situs-situs yang sebelumnya mempromosikan NFT sekarang memperingatkan orang untuk menjauh dari aset digital ini.
Situs kripto bernama dappGambl melaporkan bahwa 95 persen koleksi NFT tidak memiliki kapitalisasi pasar. "Secara statistik, sebanyak 95 persen kolektor yang memiliki koleksi NFT berinvestasi di aset yang tidak punya nilai," kata dappGambl.
Tidak hanya itu, banyak koleksi NFT yang masih memiliki kapitalisasi pasar tetapi tidak dapat terjual. Ini menciptakan masalah lain bagi industri NFT. Hasil analisis dappGambl menunjukkan bahwa 4 dari 5 koleksi NFT yang diteliti tetap tidak laku di pasaran.
"Kondisi ini menjadi kode keras bahwa NFT yang digadang-gadang bakal menjadi model baru monetisasi aset digital masih sangat spekulatif dan tidak stabil," kata peneliti dappGambl.
Selain itu, hasil identifikasi CoinMarketCap menunjukkan bahwa 18 persen dari koleksi NFT paling populer tidak lagi memiliki nilai di pasaran. Sebanyak 41 persen lainnya memiliki harga di kisaran US$1 - US$500, sementara kurang dari 1 persen koleksi NFT memiliki harga di atas US$6.000.
Ini menunjukkan penurunan tajam dalam nilai NFT, yang sebelumnya menjadi tren investasi yang sangat populer.
