Kamis, 27 Agt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Medco Power Ekspor Listrik ke Singapura 600 Megawatt

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 14 Sep 2023 👁️ 74x dibaca
Sebagai bentuk komitmen dalam menangani pemanasan global akibat perubahan iklim, perusahaaDirektur Utama Medco Energi, Hilmi Panigoro, dengan bangga mengumumkan langkah bersejarah ini dalam konferensi persnya di Jakarta. Proyek ini akan melibatkan le
Sebagai bentuk komitmen dalam menangani pemanasan global akibat perubahan iklim, perusahaaDirektur Utama Medco Energi, Hilmi Panigoro, dengan bangga mengumumkan langkah bersejarah ini dalam konferensi persnya di Jakarta. Proyek ini akan melibatkan le Foto: ewt

Direktur Utama Medco Energi, Hilmi Panigoro, dengan bangga mengumumkan langkah bersejarah ini dalam konferensi persnya di Jakarta. Proyek ini akan melibatkan lebih dari 2.000MWp panel tenaga surya Photovoltaic (PV) dan 500MW kapasitas penyimpanan baterai, yang diharapkan akan beroperasi pada tahun 2028.

TRIPODNews.id -  Medco Power Global, anak perusahaan PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), bersama konsorsium mitranya, PacificLight Renewables Pte Ltd dan Gallant Venture Ltd, telah berhasil meraih persetujuan bersyarat yang signifikan dari Energy Market Authority (EMA) Singapura. Persetujuan ini membuka jalan bagi proyek pembangkit tenaga surya (PLTS) berkapasitas 600 megawatt yang dijadwalkan selesai pada tahun 2028.

Direktur Utama Medco Energi, Hilmi Panigoro, dengan bangga mengumumkan langkah bersejarah ini dalam konferensi persnya di Jakarta. Proyek ini akan melibatkan lebih dari 2.000MWp panel tenaga surya Photovoltaic (PV) dan 500MW kapasitas penyimpanan baterai, yang diharapkan akan beroperasi pada tahun 2028.

Proyek Tenaga Surya Pulau Bulan ini bukan hanya sekadar investasi bisnis, tetapi juga merupakan komitmen bersama Indonesia dan Singapura untuk menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Proyek ini akan memainkan peran kunci dalam mendorong sektor energi terbarukan di kedua negara dan menggalakkan produksi panel tenaga surya PV serta penyimpanan baterai BESS lokal di Indonesia. Hilmi Panigoro menyatakan, "Saya sangat senang bahwa melalui Medco Power, kami dapat berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan dan sejahtera bagi kedua negara."

Sebelumnya, pada Agustus 2023, MEDC telah menandatangani perjanjian strategis untuk mengakuisisi 20% kepemilikan non-operasional di aset produksi di Timur Tengah. Meskipun masih ada beberapa tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum transaksi dapat dikonfirmasi, manajemen MEDC menegaskan bahwa mereka akan memberikan keterbukaan informasi kepada publik setelah transaksi tersebut selesai. Target penyelesaian transaksi ini adalah akhir tahun 2023.

Corporate Secretary Medco Energi, Siendy K. Wisandana, menjelaskan, "Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang jelas dan transparan kepada para pemangku kepentingan begitu semua syarat dan ketentuan terpenuhi atau diabaikan. Kami perkirakan bahwa transaksi ini akan selesai pada akhir tahun 2023." Dengan demikian, MEDC terus bergerak maju dalam mendukung pertumbuhan bisnisnya sambil memperkuat komitmennya terhadap energi terbarukan dan keberlanjutan global.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update