Masukl Proses Trial Run, LRT Jabodebek Meluncur 12 Juli
Helson menjelaskan bahwa LRT hadir untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Jabodebek akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi. Pada saat yang sama, pembangunan LRT juga bertujuan mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang terintegrasi.
TRIPODNews.id - Kantor Staf Presiden (KSP) dengan optimis menyambut soft launching LRT Jabodebek yang dijadwalkan tepat waktu pada tanggal 12 Juli mendatang. Saat ini, progres prasarana LRT Jabodebek Tahap I telah mencapai 99,37% dan sedang dalam proses trial run.
"Dalam kesempatan ini, KSP ingin memastikan kesiapan aksesibilitas moda transportasi penunjang lainnya, seperti angkutan feeder maupun jalan akses, di setiap stasiun LRT di DKI Jakarta, Kota Depok, dan Kota Bekasi," kata Tenaga Ahli Utama KSP, Helson Siagian.
Helson menjelaskan bahwa LRT hadir untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Jabodebek akibat tingginya penggunaan kendaraan pribadi. Pada saat yang sama, pembangunan LRT juga bertujuan mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang terintegrasi.
"Setiap stasiun harus memiliki aksesibilitas ke angkutan umum lainnya," tambah Helson. Ia juga menekankan bahwa selain kesiapan aksesibilitas, masih terdapat kendala terkait pemanfaatan aset Barang Milik Negara dan Barang Milik Daerah yang perlu dicarikan solusi.
"Oleh karena itu, KSP berperan sebagai jembatan untuk menyelesaikan masalah tersebut dan mencapai kesepakatan antara berbagai pihak terkait," ujar Helson.
Pada kesempatan yang sama, PPK Pengembangan Prasarana Transportasi Perkotaan/Urban Transport, Ferdian Suryo Adhi Pramono, menyatakan bahwa tidak ada kendala teknis signifikan dalam proses pembangunan dan saat ini sedang dilakukan proses trial run.
