Kamis, 27 Agt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Ini Komentar Pinjol AdaKami Soal Viral Nasabah Bunuh Diri

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 22 Sep 2023 👁️ 70x dibaca
Huda juga merujuk pada data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menunjukkan peningkatan jumlah peminjam usia muda dari tahun ke tahun. Mereka cenderung meminjamkan uang dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya, padahal pendapat
Huda juga merujuk pada data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menunjukkan peningkatan jumlah peminjam usia muda dari tahun ke tahun. Mereka cenderung meminjamkan uang dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan kelompok usia lainnya, padahal pendapat Foto: NET

Dino, sapaan akrabnya, menyatakan, "Sebagai perusahaan Fintech untuk menanggapi berita tersebut. Data-data yang diperlukan selama ini kita sudah reach out ke akun viral itu. Nama, nomor KTP, nomor user, nomor telepon. Sampai sekarang ini belum ada informasi tambahan. Kita menunggu dari pihak yang mengklaim."

TRIPODNews.id -  AdaKami memberikan tanggapan terhadap kasus teror desk collection (DC) yang berujung pada bunuh diri. Direktur Utama AdaKami, Bernardino Moningka Vega Jr., mengatakan mereka telah menghubungi akun yang memviralkan informasi tersebut. Namun, hingga saat ini, mereka belum menerima informasi tambahan dan terus menunggu dari pihak yang bersangkutan.

Dino, sapaan akrabnya, menyatakan, "Sebagai perusahaan Fintech untuk menanggapi berita tersebut. Data-data yang diperlukan selama ini kita sudah reach out ke akun viral itu. Nama, nomor KTP, nomor user, nomor telepon. Sampai sekarang ini belum ada informasi tambahan. Kita menunggu dari pihak yang mengklaim."

AdaKami juga telah melakukan pencarian data-data yang tersimpan di sistem mereka, namun tidak menemukan petunjuk korban yang tersebar di media sosial.

Lebih lanjut, Dino menyebut bahwa mereka telah melaporkan kasus ini ke polisi sebagai upaya dukungan pencarian informasi tentang korban.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) juga akan menindaklanjuti kasus ini untuk memeriksa apakah ada pelanggaran code of conduct yang dilakukan oleh anggota yang terlibat dalam kasus ini.

"Kami berharap permasalahan ini dapat dituntaskan dan menentukan pihak yang bersalah sehingga tidak hanya didasarkan pada asumsi tersebut," tambahnya.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update