IHSG Menguat 1,36% ke Level 6.118,86, Properti Jadi Penopang Utama
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (5/10/2026) di zona positif. IHSG bertambah 81,97 poin atau 1,36% dan ditutup pada level 6.118,86.
Penguatan indeks berlangsung seiring dominasi saham yang mengalami kenaikan. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 526 saham menguat, sementara 153 saham melemah dan 114 saham lainnya tidak mengalami perubahan.
Dari sisi sektoral, mayoritas sektor menjadi penopang pergerakan IHSG. Sebanyak 10 indeks sektoral tercatat menguat pada perdagangan hari ini.
Sektor properti mencatat kenaikan paling tinggi dengan penguatan sebesar 2,31%. Di belakangnya, sektor barang baku naik 2,07%, sedangkan sektor infrastruktur bertambah 1,99%.
Tidak seluruh sektor bergerak positif. Indeks sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang berada di zona merah dengan penurunan sebesar 1,33%.
Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia juga cukup besar. Sepanjang perdagangan, volume saham yang berpindah tangan mencapai 40,55 miliar saham dengan nilai transaksi keseluruhan sebesar Rp9,63 triliun.
Di kelompok saham LQ45, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi saham dengan kenaikan tertinggi, yakni 4,58%.
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) menyusul dengan penguatan 4,07%, sementara PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berada di posisi berikutnya dengan kenaikan sebesar 3,72%.
Sebaliknya, tekanan terbesar di jajaran LQ45 terjadi pada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Saham GOTO turun 3,33% pada perdagangan Senin.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) juga berakhir melemah sebesar 2,52%, sedangkan PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 1,54%.
Dengan pergerakan tersebut, penguatan 10 sektor berhasil membawa IHSG menutup perdagangan awal pekan di level 6.118,86. Sektor properti, barang baku, dan infrastruktur menjadi tiga kelompok dengan kenaikan terbesar, sementara sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi.
