Kamis, 27 Agt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Hingga Agustus, Dana Asing Kabur dari Rp 20 Triliun

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 07 Sep 2023 👁️ 0x dibaca
Dari segi nilai penggalangan dana, IDX memiliki pencapaian yang dapat dibanggakan dimana delapan dari 10 IPO dengan nilai penggalangan dana terbesar dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir dan tiga di antaranya pada tahun ini dengan total pen
Dari segi nilai penggalangan dana, IDX memiliki pencapaian yang dapat dibanggakan dimana delapan dari 10 IPO dengan nilai penggalangan dana terbesar dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir dan tiga di antaranya pada tahun ini dengan total pen Foto: IST

Hingga bulan Agustus 2023, dana asing yang mengalir keluar atau dikenal dengan capital outflow dari pasar modal Indonesia mencapai angka yang mencengangkan, yaitu sebesar Rp 20,10 triliun. Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, menjelaskan bahwa faktor utama di balik outflow ini adalah transaksi crossing.

TRIPODNews.id -  Hingga bulan Agustus 2023, dana asing yang mengalir keluar atau dikenal dengan capital outflow dari pasar modal Indonesia mencapai angka yang mencengangkan, yaitu sebesar Rp 20,10 triliun. Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, menjelaskan bahwa faktor utama di balik outflow ini adalah transaksi crossing.

Namun, meskipun dihadapkan pada tantangan dana asing yang keluar, pasar saham Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang luar biasa hingga 31 Agustus 2023. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat sebanyak 0,32% month-to-date (mtd), mencapai level 6.953,26. Penguatan ini didorong terutama oleh sektor barang baku dan infrastruktur. Secara year-to-date (ytd), IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 1,50%, meskipun non-residen mencatatkan net sell sebesar Rp1,18 triliun. Pada bulan Juli 2023, terdapat net buy asing sebesar Rp18,92 triliun secara year-to-date.

Dari segi likuiditas transaksi, rata-rata nilai transaksi di pasar saham mencapai Rp11,20 triliun pada bulan Agustus 2023 month-to-date, dan Rp10,38 triliun year-to-date. Sementara itu, dalam pasar obligasi, indeks pasar obligasi atau Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat sebanyak 0,09% month-to-date dan 7,17% year-to-date, mencapai level 369,52. Pasar obligasi korporasi mencatat aliran dana keluar dari investor asing sebesar Rp211,93 miliar year-to-date, dengan total outflow Rp561,98 miliar year-to-date. Seiring dengan pergerakan ekonomi global, pasar Surat Berharga Negara (SBN) mencatatkan outflow dari investor asing sebesar Rp8,89 triliun month-to-date, yang juga mendorong kenaikan yield SBN rata-rata sebesar 11,88 bps month-to-date di seluruh tenor. Dalam konteks year-to-date, yield SBN turun rata-rata sebesar 41,92 bps di seluruh tenor, dengan non-residen mencatatkan net buy sebesar Rp84,11 triliun year-to-date.

Di sektor reksa dana, Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana hingga 31 Agustus 2023 mencapai Rp513,24 triliun, mengalami penurunan sebesar 0,66% month-to-date, meskipun investor reksa dana membukukan net subscription sebesar Rp6,79 triliun month-to-date. Secara year-to-date, NAB mengalami peningkatan sebesar 1,66%, dengan catatan net subscription sebesar Rp8,58 triliun. Inarno juga menyampaikan bahwa minat penghimpunan dana di pasar modal terus meningkat, mencapai angka Rp172,38 triliun, dengan 60 emiten baru tercatat dalam proses ini.

Tantangan dan dinamika dalam pasar modal Indonesia menjadi cerminan dari ketahanan dan potensi pertumbuhan yang terus berkembang di tengah perubahan global.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update