Kamis, 27 Agt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Biaya Pembangunan JIS Mencapai Rp4,5 Triliun, Mayoritas dari Pusat

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 11 Jul 2023 👁️ 0x dibaca
Pembangunan JIS sempat terancam terhenti karena keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta pada tahun 2020. Namun, pemerintah pusat turun tangan melalui Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp3,6 triliun, dari tot
Pembangunan JIS sempat terancam terhenti karena keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta pada tahun 2020. Namun, pemerintah pusat turun tangan melalui Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp3,6 triliun, dari tot Foto: net

JIS merupakan stadion megah yang dibangun pada masa Gubernur DKI Anies Baswedan dan diharapkan menjadi kebanggaan warga Jakarta.

TRIPODNews.id -  Jakarta International Stadium (JIS) menjadi sorotan karena tidak memenuhi standar FIFA untuk Piala Dunia U-17 yang akan berlangsung pada 10 November - 2 Desember 2023.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa salah satu aspek penting yang akan diperbaiki adalah rumput JIS. Evaluasi tim ahli dari KaErpe menunjukkan bahwa rumput JIS tidak sesuai standar FIFA untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17.

"Namun, ada solusinya. Kami akan mengganti seluruh rumput tersebut sesuai dengan saran ahli Agronomi, Pak Kamal, agar stadion dapat digunakan dalam waktu 3 bulan. Ini hanya solusi jangka pendek," kata Basuki saat meninjau JIS pada tanggal 4 Juli.

Selain masalah rumput, JIS juga memiliki kendala terkait akses bagi pengunjung. Saat ini, hanya terdapat satu pintu masuk ke stadion.

"Kami akan menambahkan 5 akses lagi ke JIS, termasuk dengan membangun jembatan penyeberangan. Kemarin, banyak pengunjung yang parkir di Ancol dan harus mengelilingi area tersebut untuk sampai ke sini. Dengan adanya jembatan, akses akan lebih cepat," ujar Basuki.

JIS merupakan stadion megah yang dibangun pada masa Gubernur DKI Anies Baswedan dan diharapkan menjadi kebanggaan warga Jakarta.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, mengungkapkan bahwa biaya pembangunan JIS mencapai Rp4,5 triliun. Sebagian besar anggaran berasal dari pemerintah pusat.

Pembangunan JIS sempat terancam terhenti karena keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta pada tahun 2020. Namun, pemerintah pusat turun tangan melalui Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp3,6 triliun, dari total anggaran seharusnya Rp4,5 triliun. Dengan demikian, anggaran Pemprov yang digunakan untuk membangun JIS hanya sekitar Rp900 miliar.

"Pemerintah pusat akhirnya memberikan bantuan melalui dana PEN sebesar Rp3,6 T (tahun 2020 dan 2021) dari anggaran JIS Rp4,5 triliun. Artinya, 80 persen biaya pembangunan JIS berasal dari pemerintah pusat," jelas Gilbert.

Dia juga menjelaskan bahwa proses pembangunan JIS dimulai sejak masa Gubernur Jokowi dan Ahok. Namun, rencana ini telah diusulkan sejak masa Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, meskipun belum terlihat perkembangannya.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update