Bank Dunia Minta Swasta Investasi di Negara Berkembang
Dalam upaya mengatasi tantangan ini, Bank Dunia sekarang siap untuk mempertimbangkan penghentian pembayaran utang negara-negara yang rentan terhadap bencana alam. Namun, menurut Banga, langkah ini hanya merupakan bagian dari solusi.
TRIPODNews.id - Dalam upaya mendorong lebih banyak investasi sektor swasta ke pasar negara berkembang, Kelompok Bank Dunia memimpin sebuah inisiatif baru dengan fokus awal pada energi terbarukan dan infrastruktur energi. Menurut laporan The Business Times pada Minggu, 25 Juni 2023, Lab Investasi Sektor Swasta akan dipimpin oleh Ajay Banga, Presiden Grup Bank Dunia, bekerja sama dengan Mark Carney, mantan Gubernur Bank of England, dan Shriti Vadera, Ketua Prudential.
Carney juga menjabat sebagai co-chair dari Glasgow Financial Alliance untuk Net Zero, yang memiliki lebih dari 550 perusahaan anggota termasuk bank dan manajer aset terbesar di dunia. Selama beberapa tahun terakhir, Bank Dunia dan organisasi multilateral lainnya menghadapi kendala dalam memobilisasi dana yang cukup untuk membantu negara-negara berkembang menghadapi dampak perubahan iklim.
Dalam upaya mengatasi tantangan ini, Bank Dunia sekarang siap untuk mempertimbangkan penghentian pembayaran utang negara-negara yang rentan terhadap bencana alam. Namun, menurut Banga, langkah ini hanya merupakan bagian dari solusi.
"Tanpa keterlibatan sektor swasta, tidak akan ada cukup sumber daya finansial untuk menghadapi tantangan dan krisis yang saling terkait yang kita hadapi di planet ini. Itulah mengapa kami berusaha memanfaatkan potensi sektor swasta. Masalah yang harus diatasi di planet ini sangatlah banyak," ungkapnya dalam sebuah wawancara.
