Jumat, 09 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Sport
Sport

Bank BSN Gandeng Persikad dan Persiraja, Bidik Ekosistem Keuangan Syariah Lewat Sepak Bola

✍️ tino 🕒 08 Oct 2026 👁️ 2x dibaca
Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank BSN dengan klub sepak bola Persikad Depok dan Persiraja Banda Aceh pada Rabu (7/10/2026). Tripodnews/DOK BSN
Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank BSN dengan klub sepak bola Persikad Depok dan Persiraja Banda Aceh pada Rabu (7/10/2026). Tripodnews/DOK BSN

Jakarta, Tripodnews.id - PT Bank Syariah Nasional (BSN) menggandeng klub sepak bola Persikad Depok dan Persiraja Banda Aceh untuk memperluas ekosistem layanan keuangan syariah di sektor olahraga.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bank BSN dengan kedua klub pada Rabu (7/10/2026).

Kolaborasi ini mencakup eksplorasi pemanfaatan layanan perbankan syariah, transaksi digital melalui Bale Syariah by BSN, pengembangan ekosistem pembayaran, hingga pemberdayaan pelaku usaha dan UMKM di sekitar klub.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, sepak bola memiliki basis komunitas yang besar sehingga berpotensi menjadi bagian dari pengembangan ekosistem keuangan syariah.

“Kerja sama dengan Persikad dan Persiraja menjadi langkah strategis untuk memperluas kontribusi Bank BSN, sekaligus memperkenalkan solusi keuangan syariah kepada komunitas yang lebih luas,” kata Alex di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Menurut Alex, ekosistem sepak bola tidak hanya melibatkan klub dan pemain. Di dalamnya terdapat official, suporter, UMKM, hingga berbagai aktivitas ekonomi yang tumbuh di sekitar klub.

Kondisi tersebut dinilai membuka peluang pemanfaatan layanan keuangan syariah untuk berbagai kebutuhan transaksi.

Melalui kerja sama ini, Bank BSN akan mengeksplorasi kebutuhan keuangan klub dan pemain, transaksi suporter, hingga kebutuhan usaha dan UMKM yang berkembang di sekitar aktivitas Persikad dan Persiraja.

Presiden Klub Persiraja Banda Aceh H. Nazaruddin Dek Gam mengatakan kerja sama dengan Bank BSN diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendorong perekonomian daerah Aceh.

“Harapan saya, ini bukan sekadar urusan sponsor, tetapi bagaimana rakyat Aceh bisa merasakan langsung manfaat kehadiran BSN,” ujarnya.

Nazaruddin juga berharap Bank BSN dapat mempercepat penetrasi layanan dan jaringannya di wilayah Aceh.

Khususnya, dia menyoroti kawasan barat Aceh mulai dari Trumon hingga Meulaboh yang dinilai membutuhkan dukungan layanan transaksi dan aktivitas ekonomi.

Ekspansi ekosistem digital tersebut sejalan dengan pertumbuhan penggunaan Bale Syariah.

Hingga Agustus 2026, Bale Syariah tercatat memiliki hampir 239.000 pengguna aktif dengan frekuensi transaksi lebih dari 3,29 juta kali.

Volume transaksi melalui layanan tersebut mencapai sekitar Rp6,57 triliun.

Dari sisi kinerja, total aset Bank BSN hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp81,5 triliun. Angka tersebut tumbuh 20,75% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Penyaluran pembiayaan tercatat mencapai Rp63,2 triliun atau tumbuh 26,12% yoy. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp64 triliun, meningkat 13,19% yoy.

Pada periode yang sama, Bank BSN membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp721 miliar. Capaian tersebut naik 36,72% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kerja sama dengan Persikad dan Persiraja menjadi bagian dari upaya Bank BSN memperluas pemanfaatan layanan keuangan syariah tidak hanya di sektor perbankan, tetapi juga ke komunitas olahraga dan pelaku usaha yang berada di dalam ekosistemnya.

T
tinoRedaktur
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update