bank bjb Tingkatkan Literasi Keuangan Calon Pensiunan Kementerian Agama Kota Jakarta Bara
bank bjb kembali menyelenggarakan Workshop Kewirausahaan melalui program bjb Pra-Purnapreneurship pada 6 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada seluruh satuan kerja Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat yang dalam beberapa tahun mendatang akan memasuki masa pensiun.
JAKARTA - Memasuki masa purnabakti membutuhkan perencanaan sejak dini. Calon pensiunan perlu mempersiapkan diri secara finansial, mental, dan sosial agar dapat menjalani masa pensiun dengan mandiri, produktif, dan sejahtera.
Sebagai langkah nyata dalam mendampingi nasabah di setiap fase kehidupan, bank bjb kembali menyelenggarakan Workshop Kewirausahaan melalui program bjb Pra-Purnapreneurship pada 6 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada seluruh satuan kerja Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat yang dalam beberapa tahun mendatang akan memasuki masa pensiun.
Workshop tersebut diselenggarakan oleh bank bjb Kantor Cabang S. Parman Jakarta bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat sebagai langkah bersama dalam mempersiapkan 85 PNS Guru dan Tenaga Kependidikan yang akan pensiun tahun ini dan tahun depan agar lebih siap dan mandiri. Program bjb Pra-Purnapreneurship ini menjadi wujud kepedulian bank bjb bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan awal babak kehidupan baru yang tetap dapat dijalani secara aktif dan produktif.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, Saiful Amri, S.Ag, M.Sos dan Cindek Pramawati Anwar Pemimpin bank bjb Kantor Cabang S. Parman. Dalam sambutannya, melalui Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dengan keterampilan berwirausaha dan kemampuan mengelola keuangan agar lebih siap menjalani masa pensiun secara mandiri. Peserta tidak hanya memperoleh materi teoritis, tetapi juga inspirasi langsung dari pelaku UMKM yang berhasil merintis usaha hingga terus tumbuh dan berkembang.
Pada kesempatan tersebut bank bjb menghadirkan mitra usaha lokal di Kota Jakarta Barat yaitu Zulia Larasati dari Rumah Aneka Frozen sebagai narasumber yang membagikan pengalaman membangun dan mengembangkan usaha kemitraan Frozen & Fresh Food skala rumahan. Dalam kesempatan yang sama, peserta juga memperoleh pembekalan literasi keuangan dari Trainer program bjb Pra-Purnapreneurship yaitu Ivan Rida Pratama, tentang pentingnya pemahaman dan perencanaan keuangan yang terarah sebagai bekal untuk kemandirian ekonomi pada masa pensiun.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan inklusi keuangan secara berkelanjutan, bank bjb juga menawarkan solusi pembiayaan Kredit Pra Purna Bhakti (KPPB) yang dirancang untuk membantu calon pensiunan mempersiapkan masa transisi menuju purnabakti. Produk ini terdiri atas bjb KPPB Grace Period dan bjb KPPB Manfaat Ganda, yang memberikan fleksibilitas pembiayaan sesuai kebutuhan nasabah.
Melalui program bjb Pra-Purnapreneurship menjadi salah satu upaya bank bjb dalam mendorong lahirnya pensiunan yang mandiri, kreatif, berdaya saing, serta mampu menikmati masa pensiun dengan lebih tenang, bahagia, dan sejahtera. Bank bjb akan terus menghadirkan layanan perbankan yang berorientasi pada pemberdayaan, keberlanjutan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan nasabah di setiap fase kehidupan, termasuk dalam mempersiapkan masa pensiun yang lebih produktif dan berkualitas
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah bank bjb dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan edukasi, literasi keuangan, inspirasi kewirausahaan, serta solusi pembiayaan yang tepat, bank bjb berharap semakin banyak calon pensiunan mampu menjalani masa purnabakti dengan percaya diri, tetap produktif, dan memiliki kondisi keuangan yang sehat.
Informasi lebih lanjut mengenai bank bjb dapat diperoleh melalui website resmi bank bjb infobjb.id/Kppb, kanal media sosial resmi bank bjb, serta layanan bjb Call 14049.
bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
