Kamis, 27 Agt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Analis Rekomendasikan Saham HRUM Seiring Tren Permintaan Batubara

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 13 Jul 2023 👁️ 31x dibaca
Rizkia meningkatkan rekomendasinya untuk HRUM menjadi Buy dengan target harga (TP) yang lebih tinggi sebesar IDR2.150, mencerminkan rasio P/E FY23F sebesar 6,2x. Selama tahun 2023, HRUM telah mengalokasikan belanja modal sebesar US$52 juta atau sekit
Rizkia meningkatkan rekomendasinya untuk HRUM menjadi Buy dengan target harga (TP) yang lebih tinggi sebesar IDR2.150, mencerminkan rasio P/E FY23F sebesar 6,2x. Selama tahun 2023, HRUM telah mengalokasikan belanja modal sebesar US$52 juta atau sekit Foto: net

Rizkia meningkatkan rekomendasinya untuk HRUM menjadi Buy dengan target harga (TP) yang lebih tinggi sebesar IDR2.150, mencerminkan rasio P/E FY23F sebesar 6,2x. Selama tahun 2023, HRUM telah mengalokasikan belanja modal sebesar US$52 juta atau sekitar Rp771,6 miliar. Rencananya, sekitar 50% dari anggaran tersebut akan digunakan untuk pengembangan bisnis nikel yang sudah ada, sementara sisanya akan dialokasikan untuk bisnis batu bara. 

TRIPODNews.id -  Peningkatan Permintaan Batu Bara dari China di Semester Kedua 2023: PT Harum Energy Tbk (HRUM) dalam Posisi Menguntungkan.Meskipun persediaan batu bara China telah mencapai level sebelum pandemi, Mirae Aset Sekuritas Indonesia memperkirakan adanya peningkatan permintaan batu bara dari China pada semester kedua 2023. Hal ini disebabkan oleh perbaikan pemulihan ekonomi China dan antisipasi terhadap musim dingin yang akan datang. Rizkia Darmawan, seorang analis dari Mirae Aset Sekuritas, mengungkapkan, "Ekonomi China baru-baru ini menunjukkan tren yang lambat, namun perkembangan terkini menunjukkan potensi pemulihan ekonomi."

Rizkia juga menyebutkan bahwa minggu lalu, perdana menteri China mengindikasikan niat pemerintah untuk mengenalkan paket stimulus guna memperkuat pertumbuhan ekonomi. Dia menjelaskan, "Kami memperkirakan adanya peningkatan yang moderat dalam permintaan batu bara dari China, namun dengan kenaikan harga yang terbatas karena pasokan batu bara yang mencukupi dan tekanan ekonomi yang berlanjut."

Dalam konteks ini, PT Harum Energy Tbk (HRUM), yang memiliki eksposur penjualan tertinggi ke China di antara perusahaan yang tercakup, berada dalam posisi yang menguntungkan untuk mendapatkan manfaat dari peningkatan permintaan batu bara. Rizkia menyatakan, "Proyeksi terbaru kami untuk HRUM menunjukkan pendapatan meningkat sebesar US$ 969 juta dan estimasi laba bersih sebesar US$ 311 juta untuk tahun 2023."

Rizkia meningkatkan rekomendasinya untuk HRUM menjadi Buy dengan target harga (TP) yang lebih tinggi sebesar IDR2.150, mencerminkan rasio P/E FY23F sebesar 6,2x. Selama tahun 2023, HRUM telah mengalokasikan belanja modal sebesar US$52 juta atau sekitar Rp771,6 miliar. Rencananya, sekitar 50% dari anggaran tersebut akan digunakan untuk pengembangan bisnis nikel yang sudah ada, sementara sisanya akan dialokasikan untuk bisnis batu bara. 

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update