Jumat, 09 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › News
News

Amien Rais Sebut Kerja Sama Prabowo-Jokowi Pecah, Singgung Pilpres 2029

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 08 Oct 2026 👁️ 2x dibaca
Amien Rais Sebut Kerja Sama Prabowo-Jokowi Pecah, Singgung Pilpres 2029

Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais menilai peluang keberlanjutan pasangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029 masih menghadapi persoalan dukungan politik.

Amien mengatakan hingga kini belum ada partai politik yang secara terbuka menyatakan akan mengusung Gibran dalam kontestasi Pilpres 2029. Kondisi tersebut, menurut dia, membuat target politik untuk mempertahankan pasangan Prabowo-Gibran tidak mudah diwujudkan.

"Target politik ini hampir pasti sulit terjadi karena belum ada partai yang akan mendukung Gibran," ujar Amien, dikutip Kamis (8/10/2026).

Ia kembali menegaskan bahwa belum terdapat satu pun partai yang telah menyatakan dukungan kepada Gibran untuk Pilpres 2029.

"Belum ada satu pun partai yang sudah menyatakan akan mendukung Gibran untuk besok di tahun 2029," lanjutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Amien ketika membahas perubahan konfigurasi politik antara Prabowo dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Menurut dia, hubungan politik yang sebelumnya mempertemukan kedua tokoh tersebut kini telah berakhir.

"Kongsi atau kerja sama saling dukung antara Prabowo dan Jokowi sudah pecah. Ini merupakan perkembangan politik yang perlu kita syukuri," ujar Amien.

Dalam pandangan Amien, posisi Gibran tidak dapat dilepaskan dari kepentingan politik Jokowi menuju Pemilu 2029. Ia menilai Jokowi masih memiliki target untuk mempertahankan pasangan Prabowo-Gibran pada kontestasi berikutnya.

"Target politik Jokowi sudah jelas, minimal memperpanjang duet Prabowo-Gibran di tahun 2029," katanya.

Amien juga menyoroti aktivitas Jokowi yang belakangan terlihat dalam sejumlah agenda bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Partai tersebut saat ini dipimpin Kaesang Pangarep, putra Jokowi.

Dinamika tersebut menjadi bagian dari perhatian Amien terhadap arah politik keluarga Jokowi menjelang Pemilu 2029. Ia kemudian mengaitkannya dengan posisi Gibran sebagai Wakil Presiden serta upaya memperoleh dukungan di kalangan pemilih muda.

Dalam kritiknya, Amien juga menyinggung dugaan pemberian uang kepada sejumlah mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK). Ia menyebut dugaan tersebut sebagai bagian kecil dari persoalan yang lebih luas.

"Saudara-saudara, sesungguhnya skandal sogokan Gibran untuk beberapa gelintir mahasiswa Universitas Bung Karno minggu lalu menurut berita sebesar Rp150 juta itu hanyalah fenomena gunung es," kata Amien.

Ia kemudian mengkritik cara Gibran dalam membangun simpati di kalangan anak muda dan mahasiswa.

"Cara Gibran untuk mendapat simpati di kalangan pemuda dan mahasiswa hanya lewat tebar uang," ujarnya.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update