Senin, 12 Okt 2026 NewsEkonomiSportOtomotifWisata
Breaking
Beranda › Berita
Berita

1. Bitcoin di US$83.997, Investor Kripto Diminta Waspadai Profit-Taking

✍️ Edgar Allan Poe 🕒 07 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
1. Bitcoin di US$83.997, Investor Kripto Diminta Waspadai Profit-Taking

 Reli Bitcoin sepanjang kuartal III-2026 membawa pasar kripto memasuki kuartal terakhir tahun ini dengan sentimen yang masih relatif positif. Namun, kenaikan yang telah mencapai sekitar 43% dalam tiga bulan terakhir juga membuka ruang bagi aksi ambil untung yang dapat meningkatkan volatilitas pasar.

Mengutip data CoinMarketCap pada Rabu (7/10/2026) pukul 15.26 WIB, Bitcoin diperdagangkan di level US$83.997. Secara harian, harga tersebut terkoreksi 2,1%, meski dalam periode sepekan masih mencatat kenaikan sekitar 1%.

Posisi Bitcoin juga tercermin dari kapitalisasi pasarnya yang berada di kisaran US$1,68 triliun. Pada 30 September 2026, harga Bitcoin tercatat sekitar US$83.553.

Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn menilai perkembangan harga aset kripto pada kuartal IV tidak dapat dilepaskan dari kondisi ekonomi global. Menurut dia, sejumlah indikator makroekonomi hingga perkembangan industri kripto akan berjalan bersamaan dalam menentukan arah pasar hingga akhir 2026.

Salah satu faktor yang paling menentukan adalah kebijakan moneter Amerika Serikat. Federal Reserve pada September 2026 menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%–4,00%. Pada saat yang sama, bank sentral AS masih menyoroti inflasi yang tinggi serta meningkatnya ketidakpastian ekonomi.

"Perubahan suku bunga, inflasi, imbal hasil obligasi, serta kondisi likuiditas global dapat memengaruhi preferensi investor terhadap aset berisiko, termasuk aset kripto," terang Ryan dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).

Perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter tersebut berpotensi memengaruhi selera investor terhadap aset berisiko. Karena itu, pergerakan Bitcoin pada kuartal IV tidak hanya akan ditentukan oleh faktor internal pasar kripto, tetapi juga oleh arah likuiditas dan kondisi pasar keuangan global.

Di sisi lain, arus dana pada produk ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat menjadi indikator penting untuk membaca minat investor institusional. Data Farside Investors menunjukkan arus masuk dan keluar dana ETF masih bergerak dinamis pada akhir September hingga awal Oktober 2026.

The Block mencatat ETF Bitcoin spot AS membukukan net inflow sekitar US$2,65 miliar sepanjang September. Data tersebut menunjukkan masih adanya permintaan institusional, meskipun pergerakan arus dana harian tetap perlu dibaca bersama indikator pasar lainnya.

"Arus dana institusional dapat memberikan gambaran mengenai tingkat minat pasar, tetapi angka inflow atau outflow sebaiknya tidak dilihat secara terpisah," imbuh Ryan.

Setelah mencatat kenaikan sekitar 43% selama kuartal III, Bitcoin kini menghadapi potensi perubahan perilaku pelaku pasar. Investor yang telah memperoleh keuntungan dapat memilih merealisasikan profit, terutama ketika harga berada pada level tinggi.

Aksi profit-taking tersebut berpotensi memperbesar fluktuasi harga apabila berlangsung bersamaan dengan perubahan sentimen global. Dengan demikian, kenaikan pada kuartal sebelumnya tidak serta-merta menjadi jaminan bahwa momentum yang sama akan berlanjut pada kuartal IV.

Perhatian pasar juga tertuju pada altcoin. Kinerja kelompok aset tersebut berpeluang mengikuti penguatan Bitcoin dan membuka kemungkinan terjadinya mini altseason. Namun, peluang tersebut tetap disertai risiko koreksi sehingga investor perlu memperhitungkan volatilitas masing-masing aset.

Faktor regulasi Amerika Serikat turut menjadi perhatian. Ryan menyebut perkembangan dan persetujuan CLARITY Act di Senat AS serta persetujuan Bitcoin Reserve Act di AS sebagai sejumlah perkembangan regulasi yang dapat memengaruhi arah pasar kripto.

Dengan banyaknya variabel yang bergerak bersamaan, kondisi pasar kripto pada kuartal IV-2026 diperkirakan tetap dinamis. Investor pun perlu mempertimbangkan kondisi pasar, karakteristik instrumen yang dipilih, serta profil dan toleransi risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

EP
Edgar Allan PoePemimpin Redaksi
E
epungEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update